Di tengah rapat yang menegangkan, satu momen bisa mengubah persepsi: laptop tipis, desain minimalis, layar mulus, dan performa yang tetap kencang meski dicabut dari charger. Itu impresi pertama yang memotret persona laptop iniâbukan sekadar alat kerja, tapi juga statement profesional.
ASUS mencoba merangkum kebutuhan pebisnis modern dalam satu perangkat: ringkas, tahan banting, aman, dan cukup âberototâ untuk kerja kantoran hingga produksi konten ringan. Bagi calon investor yang melihatnya di meja, kesan premium muncul lebih dulu sebelum presentasi dimulai. Branding bekerja; fitur membuktikannya.
Singkatnya: ini perangkat mobilitas yang serius, dengan paket komplitâdesain, layar, audio, AI, daya tahan, keamanan, dan performa yang stabil on battery.
Mengapa ASUS ExpertBook Ryzen AI 7 Pro tepat untuk pebisnis
Ada tiga pilar yang membuatnya relevan. Pertama, rasio bobot dan ketebalan ideal: sekitar 1,3 kg dan 1,8 cmâmudah dibawa tanpa mengorbankan rigiditas berkat material full-metal dan sentuhan Misty Grey matte yang elegan. Kedua, sertifikasi MIL-STD-810H memberi rasa aman untuk mobilitas nyataâperjalanan, co-working, hingga meja kafe. Ketiga, ekosistem fitur produktivitas berbasis AI yang benar-benar terpakai di ruang rapat.
Pengalaman 100 hari dengan ASUS ExpertBook Ryzen AI 7 Pro
Selama pemakaian intens, perangkat ini menunjukkan konsistensi: daya tahannya cukup untuk ritme kerja 1â2 hari ringan, termal terjaga, dan performa tidak âtumbangâ saat baterai saja. Untuk pekerjaan tipikal UMKMâspreadsheet, presentasi, kolaborasi video, dan editing tipisâsemuanya berjalan tanpa drama.
Layar 2K 144Hz untuk kerja dan presentasi
Panel 14 inci 2K dengan rasio 16:10 memberi ruang vertikal lebih lega. Refresh rate 144Hz membuat scroll spreadsheet atau timeline presentasi terasa halusâsensasi yang biasanya jarang ada di laptop bisnis. Akurasi warna terukur: sekitar 96,5% sRGB, 83% Adobe RGB, dan NTSC 76% dengan kecerahan sekitar 384 nitâcukup nyaman untuk kerja indoor. Bezel tipis dan screen-to-body ratio mendekati 90% membuat tampilan terasa lega saat dibagikan ke klien.
Artinya: ini layar kerja yang enak dipandang seharian, cukup akurat untuk desain ringan, dan terasa âhidupâ berkat refresh rate tinggi.
Webcam, audio, dan fitur AI untuk meeting
Kamera 1080p 30 fps dengan IR untuk Windows Hello mempercepat login. Ada privacy shutter fisik untuk ketenangan ekstra. Kualitas webcam internal tergolong âoke untuk rapatâ dan bisa ditingkatkan efeknya lewat Windows Studio Effects berkat NPU, misalnya background blur/replace yang rapi.
Audio-nya dipoles Smart Amplifier, dengan mikrofon array dan AI Noise Cancelling yang efektif memfilter suara AC atau keramaian. Untuk ruang rapat onlineâsuara bersih dan stabil. Fitur perangkat lunak seperti âAI Meeting Minutesâ, âAI Translate Subtitleâ, hingga watermark kamera/screen di aplikasi produktivitas bawaan membantu rapat lintas tim lintas bahasa tetap terkontrol dan aman.
Performa AMD + NPU 50 TOPS: kencang, stabil, efektif
Jantung performa bertumpu pada prosesor AMD dengan NPU yang diklaim hingga 50 TOPS untuk beban AI on-device. RAM 32 GB dan penyimpanan 1 TB memberi napas panjang untuk multitasking. Menariknya, performa terjaga saat baterai: skor Cinebench R23 di kisaran 1.847 (single-core) dan 14.000 (multi-core), baik plugged-in maupun on battery, menunjukkan tuning daya yang konsisten.
Untuk tugas produksi konten ringan-menengah: ekspor Premiere Pro 4K sekitar 6 menit 3 detik; Full HD sekitar 3 menit 49 detik. Di Blender BMW, CPU render 2 menit 51 detik dan GPU sekitar 2 menit 53 detikâsolid untuk iGPU Radeon 860M. Tes AI lokal: Muse AI Juggernaut sekitar 3 menit 6 detik dan SDXL Turbo di kisaran 13 detikâindikasi manfaat NPU+GPU untuk alur kerja kreatif berbasis AI.
Daya tahan, port, dan mobilitas harian
Baterai 70 Wh bukan yang terbesar, tapi efisien. Dalam skenario campuranâkantoran, edit tipis, konsumsi kontenâpengujian day-to-day menunjukkan sekali charge bisa mengarungi hampir dua hari ringan, sedangkan PCMark mencatat sekitar 13 jam 43 menit. Pengisian via USB-C 90W memudahkan traveling: satu charger untuk banyak gawai; port USB-C dengan Power Delivery juga mendukung powerbank.
Port lengkap: HDMI untuk presentasi cepat, USB-A yang tetap berguna, dan LAN untuk koneksi kabel saat dibutuhkan. Untuk pekerja yang sering berpindah lokasi, kombinasi bobot, ketebalan, dan konektivitas ini terasa pas.
Keamanan kelas bisnis yang proaktif
Lapisan keamanan mencakup TPM 2.0 untuk enkripsi perangkat, IR Windows Hello untuk autentikasi wajah, serta kebijakan BIOS berstandar NIST 800-155 yang memantau integritas firmware. Di level manajemen, tool pengelolaan seperti Expert Guardian membantu kebijakan akses dan pemantauan perangkat. Ditambah slot Kensington Lock untuk mitigasi risiko fisik. Bagi bisnis, melindungi ide dan data sama pentingnya dengan kinerja.
Benchmark termal dan kenyamanan mengetik
Di stress test dan sesi gaming, suhu permukaan keyboard tercatat sekitar 41,5°Câdi bawah ambang âhangat nyataâ 42°C, dengan area WASD sekitar 40,5°C. Artinya, sesi kerja panjang atau rapat back-to-back tetap nyaman. Keyboard berlatar cahaya dengan tiga tingkat brightness membantu kerja malam; tombol daya terintegrasi sidik jari mempercepat login, dan tombol Copilot mempermudah akses fitur AI Windows seperti Recall, Live Caption, dan Image Creator.
Waktu luang: masih sanggup main
Ini bukan laptop gaming, tetapi Dota 2 dan Valorant di resolusi 2.5K dengan preset efisien masih menunjukkan fps tiga digit. Game AAA seperti Red Dead Redemption bisa dimainkan di 720p di kisaran 42â55 fps. Cocok sebagai selingan saat jeda kerja, tanpa pretensi menggantikan rig gaming.
Harga dan value: investasi yang rasional
Harga mulai sekitar Rp13,8 juta menempatkannya sebagai laptop bisnis kelas menengah-premium. Dibanding laptop gaming setara harga, pilihan ini lebih relevan untuk pebisnis: baterai lebih tahan, bobot lebih ringan, keamanan berlapis, dan fitur meeting/AI yang benar-benar terpakai. Untuk mereka yang mobilitasnya tinggi dan sering bertemu klien, nilai intangiblenyaâkesan profesionalâikut menambah value.
Baca juga: Soundcore R60i NC: Review TWS 300 Ribuan dengan Paket Komplit
Kesimpulan
Perangkat ini menawarkan paket lengkap untuk profesional: desain premium dan kuat, layar halus dan akurat, audio jernih, AI yang berguna, performa stabil on battery, keamanan komprehensif, serta mobilitas yang ringan. Jika prioritasnya produktivitas, presentasi, meeting, dan keamanan dataâini salah satu opsi paling rasional di kelasnya.
FAQ
Apakah laptop ini cocok untuk editing video ringan?
Ya. Ekspor 4K masih masuk akal dan Full HD sangat cepat; untuk proyek besar tetap disarankan dicolok daya.
Seberapa awet baterainya untuk kerja kantoran?
Dalam penggunaan campuran, sekali charge bisa tembus kerja harian panjang; PCMark mencatat sekitar 13 jam 43 menit.
Apakah layarnya cukup untuk desain grafis?
Akurasi mendekati 100% sRGB dan refresh rate 144Hz membuatnya nyaman untuk desain ringan hingga presentasi klien.
Bagaimana kualitas webcam untuk rapat online?
Webcam 1080p dengan IR untuk Windows Hello, ditambah AI Noise Cancelling dan Windows Studio Effects, menghasilkan pengalaman meeting yang bersih dan praktis.
Apakah aman untuk penggunaan bisnis?
Ya. Ada TPM 2.0, kebijakan BIOS berstandar NIST 800-155, manajemen perangkat, dan opsi kunci fisik untuk perlindungan menyeluruh.
Sumber: DKID



