iQOO 15 review: ponsel gaming garang dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Satu kalimat yang ramai dibicarakan di jagat gadget: iQOO 15 bikin kompetitor kelabakan. Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar 2K 144Hz, dan baterai 7000 mAh terdengar seperti resep overkill. Namun performa nyata, efisiensi, serta fitur gaming tambahannya justru jadi kunci pembeda.
Dalam beberapa skenario intensif, ponsel ini terasa seperti konsol mini di saku. Angka benchmark menembus 4 juta, suhu tetap adem, dan pengalaman visualnya nyaris sinematik. Singkatnya: ini adalah kandidat serius untuk tahta āHP gaming flagship 2025ā.
Ringkasan iQOO 15 review: apa yang langsung mencuri perhatian
Desainnya solid dan ringan untuk kelasnya, dengan bobot sekitar 216 gram. Paket penjualan lengkap; ada softcase, charger 100W, kabel C-to-C, hingga SIM ejector. Detail kecil seperti halo light di modul kamera serta rating IP68/IP69 membuatnya terasa more-than-flagship-friendly.
Prediksi awal iQOO 15
Performa menggila, layar kelas atas, dan manajemen panas meyakinkan. Kamera justru melebihi ekspektasi untuk ponsel yang fokus pada performa. Artinya: sulit mencari celah besar, apalagi untuk gaming.
Performa iQOO 15 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Chipset terbaru ini melesat dengan peak 4,6 GHz. Klaim peningkatan single-core sekitar 20%, respons sistem 32%, dan GPU 23% dibanding generasi sebelumnya terasa nyata dalam pemakaian. Unit konfigurasi 16/512 GB yang diuji mencatat skor AnTuTu di atas 4 juta, mendekati kelas prosesor laptop.
Fitur pendukung gaming dari super computing chip Q3 jadi sorotan. Super Resolution pada level Extreme memberikan detail lebih tajam tanpa beban berat di SoC. Lossless Frame Interpolation membuat judul yang mentok 60 fps terasa mendekati 120ā144 fps, dan ray tracing bikin pencahayaan-bayangan lebih hidup.
Singkatnya: semua game populer tersapu rata kanan. PUBG Mobile bisa 120 fps, sementara MLBB unlock 144 fps, tetap stabil.
Thermal, getaran, dan stabilitas iQOO 15
Sesi Genshin 60 fps dengan ray tracing menunjukkan panel depan sekitar 37°C dan area dekat kamera sekitar 38°C. Pendingin Ultra Large 8K VC Cooling System bekerja efektif mempertahankan performa. Mesin getar 4D memberi umpan balik presisi; pengalaman mirip memakai controller konsol.
Konsistensi frame rate saat sesi panjang
Stabilitas frame nyaris tanpa drop signifikan. Ini penting untuk kompetisi, di mana konsistensi lebih krusial daripada puncak fps sesaat.
Layar iQOO 15: 2K M14 Lite OLED 144Hz yang memanjakan mata
Panel Samsung 2K M14 Lite OLED ber-refresh rate 144Hz menghadirkan gerak super halus, dengan motion blur rendah. Kecerahan puncak hingga 2.600 nits memastikan visibilitas jelas di luar ruang siang hari. Sertifikasi perlindungan mata serta gamut 118% NTSC membuat warna kaya namun tetap nyaman.
Tambahan Dolby Vision adalah bonus besar untuk konten streaming. Kontras mengigit, sorotan akurat, dan warna tampak hidup. Artinya: pengalaman menonton terasa naik kelas.
Origin OS 6 di iQOO 15: smooth, dinamis, dan cerdas
Antarmuka terasa fluid dengan animasi rapi. Lock screen menawarkan efek interaktif, sementara Origin Island mempermudah drag-and-go untuk akses cepat dan berbagi. Fitur AI seperti Circle to Search dan integrasi Gemini AI hadir untuk skenario harian.
Keunikan lain, integrasi ke macOS memungkinkan screen mirroring, kontrol langsung, dan free transfer file secara mulus. Untuk yang hidup di ekosistem Apple, ini adalah kejutan menyenangkan.
Baterai iQOO 15: 7000 mAh, 100W kabel, dan 40W nirkabel
Kapasitas 7000 mAh memakai teknologi Silicon Anode memberi stamina ekstra. Perkiraan konsumsi: Genshin sekitar 16% per jam, MLBB 12% per jam, sementara YouTube hanya 3% per jam; menonton bisa menembus 32 jam. Pengisian 100W terbilang cepat, dan kini ada wireless charging 40W yang sebelumnya absen.
Bypass charging dan kesehatan baterai
Fitur bypass membantu saat bermain sambil cas agar suhu lebih terkontrol. Singkatnya, ketahanan dan kepraktisan dayanya siap untuk maraton gaming.
Kamera iQOO 15: bukan sekadar pelengkap performa
Formasi tiga kamera 50 MP dengan sensor utama IMX921 menghasilkan detail tajam dan dynamic range solid. Kamera depan 32 MP mendukung 4K 60 fps, jarang di kelas gaming. Perekaman 4K 60 fps di kamera belakang mendukung perpindahan lensa mulus; 8K 30 fps tersedia untuk kebutuhan sinematik.
Mode malam layak diacungi jempol, dengan noise terjaga dan warna tetap hidup. Artinya, ponsel ini tak hanya menang di angka, tetapi juga konsisten di hasil foto dan video.
Konektivitas dan fitur iQOO 15: lengkap untuk 2025
Jaringan 5G, WiFi 7, dan Bluetooth 6.0 memastikan masa pakai panjang dari sisi konektivitas. USB-C mendukung display out, berguna untuk presentasi atau bermain di layar besar. Ada NFC, IR blaster, sensor sidik jari ultrasonic, dan speaker stereo. Rating IP68/IP69 memberi ketenangan ekstra saat terkena air.
Nilai tambah bagi power user
Fitur-fitur kecil namun krusial ini membuat iQOO 15 terasa matang sebagai daily driver sekaligus mesin gaming.
Catatan ketersediaan iQOO 15 dan penutup
Peluncuran global sudah berjalan, namun ketersediaan resmi di Indonesia menunggu konfirmasi harga. Melihat paket lengkap yang ditawarkan, ekspektasi terhadap banderol cukup tinggi, tetapi value untuk gamer tampak menjanjikan.
Pada akhirnya, iQOO 15 adalah contoh sempurna bagaimana performa, layar, baterai, dan fitur saling menguatkan. Bagi yang mengejar fps tinggi, suhu adem, dan visual apik tanpa kompromi, inilah salah satu opsi paling masuk akal saat ini.
Baca juga: MSI Claw 7 AI Plus: Handheld Gaming PC
FAQ
Apakah iQOO 15 masuk resmi ke Indonesia?
Status global sudah rilis; ketersediaan dan harga di Indonesia menunggu pengumuman resmi distributor lokal.
Berapa skor AnTuTu iQOO 15?
Unit 16/512 GB mencatat lebih dari 4 juta poin, merefleksikan lompatan performa signifikan untuk game berat.
Apakah iQOO 15 mendukung wireless charging?
Ya, mendukung wireless charging 40W, selain kabel 100W dan fitur bypass charging untuk sesi gaming.
Bagaimana suhu saat bermain game berat?
Dalam pengujian, layar sekitar 37°C dan area belakang 38°C saat Genshin 60 fps dengan ray tracing aktif.
Apakah kamera iQOO 15 bisa merekam 8K?
Bisa, kamera utama mendukung 8K 30 fps, sementara kamera depan mendukung hingga 4K 60 fps.
Sumber: Ad Review






