Inti keputusan dalam 30 detik
- Ultra menawarkan paket lebih lengkap: bodi lebih premium, haptic lebih mantap, periskop tele, 4K/60p yang lebih luas, plus wireless charging. Konsekuensinya, ukuran dan bobot lebih besar.
- Pro lebih ringkas dan ringan, performa tetap flagship, namun tanpa periskop dan tanpa wireless charging. Audio tetap dituning Bose, tapi feel keseluruhan tidak se-âflagshipâ Ultra.
- Layar kedua model setara di kelasnya (AMOLED 120Hz, kecerahan tinggi), namun masih reflektif di outdoor terang.
- Baterai jumbo dan 100W di keduanya; Ultra unggul opsi nirkabel.
- Pilih Ultra jika butuh kamera jarak jauh dan rasa premium. Pilih Pro jika prioritas grip satu tangan dan harga lebih bersahabat.
Di tengah gempuran flagship killer, apa yang berbeda?
Seri F8 mencoba keluar dari stereotip âmesin kencang sajaâ. Selain performa tinggi, seri ini menonjolkan audio bertuning Bose, opsi kamera lebih serius, dan fitur penunjang flagship seperti rating tahan air serta pengisian cepat. Banyak pembeli di segmen ini mencari HP kencang yang juga fungsional untuk kamera dan hiburanâdua pendekatan itu dipisah jelas antara Pro dan Ultra.
Poco F8 Ultra vs Poco F8 Pro: bedanya terasa di pemakaian
Artikel ini merangkum temuan dari sejumlah reviewer YouTube Indonesia untuk mempersingkat proses riset Anda. Pola yang muncul: Ultra dipuji karena sensasi âflagship feelââmaterial belakang yang dingin dan solid, kurva tepi yang nyaman, dan haptic yang presisi. Pro tetap rapi, namun feedback getarnya dinilai standar kelas menengah-atas.
Audio menjadi perhatian. Tuning Bose dianggap bukan sekadar gimmick: karakter suara bersih dengan volume yang percaya diri. Meski begitu, beberapa pengulas menekankan ini tetap speaker ponselâbukan pengganti speaker eksternal berkualitas.
Untuk layar, keduanya menampilkan spesifikasi mirip (AMOLED 120Hz, dukungan HDR, kecerahan puncak tinggi). Konsensusnya, tampilan tajam dan mulus, tetapi permukaan masih cukup memantul di cahaya luar. Ultra disebut memakai proteksi kaca berbeda dibanding Pro, namun dampak ke pengalaman harian tidak signifikan bagi kebanyakan pengguna.
Di kamera, perbedaan paling terasa. Ultra membawa lensa periskop untuk zoom optik yang lebih bersih di rentang 5x ke atas. Perekaman video Ultra umumnya lebih fleksibel (dukungan 4K/60p yang lebih luas termasuk di ultrawide), sementara Pro punya batasan pada resolusi/frame rate di mode tertentu. Hasil foto utama dari keduanya solid di siang hari; Ultra unggul konsistensi detail pada zoom dan video.
Daya tahan baterai disepakati kuat di kedua model berkat kapasitas besar dan charger 100W dalam paket. Ultra menambah kenyamanan dengan wireless charging dan reverse wirelessâfitur yang absen di Pro. Sebagian pengulas juga menyebut rating kedap air yang meyakinkan pada seri ini, sejalan dengan ambisi âall-rounderâ.
Nilai jual utama yang langsung terasa
- Rasa dan build premium (Ultra): bahan belakang bertekstur dingin, kenyamanan tepi micro-curve, dan haptic yang presisi meningkatkan kesan flagship.
- Kamera jarak jauh (Ultra): periskop tele menghasilkan detail lebih bersih pada 5x dan seterusnya, serta opsi video 4K/60p yang lebih lapang.
- Performa kelas atas (keduanya): SoC seri 8 terbaru memberi headroom untuk gaming dan multitasking berat.
- Audio dituning Bose (keduanya): nada lebih bersih dan bertenaga untuk konsumsi konten harian.
- Baterai besar + 100W (keduanya): pengisian sangat cepat; Ultra menambah wireless charging untuk fleksibilitas.
Hal yang perlu dicermati sebelum checkout
- Ukuran dan bobot (Ultra): lebih bongsor, cenderung butuh dua tangan.
- Fitur kamera Pro: tanpa periskop; ultrawide dan opsi video lebih terbatas.
- Layar reflektif (keduanya): tetap terlihat di luar ruang, tapi pantulan terasa jika tidak menguatkan brightness.
- Aksesori dalam paket: kabel masih Type-A to C; bukan deal-breaker, namun kurang âfuture-proofâ.
- Audio tetap speaker ponsel: sekalipun dituning Bose, tidak menggantikan speaker eksternal berkualitas.
Rekomendasi pemakaian: siapa ambil Pro, siapa cocok dengan Ultra
Pilih Ultra jika:
- Anda sering memotret/rekam dari jauh, butuh video 4K/60p lintas lensa, serta menginginkan haptic dan material yang benar-benar terasa flagship.
- Anda menginginkan wireless charging dan reverse wireless untuk ekosistem nirkabel. Pilih Pro jika:
- Anda mengutamakan ergonomi satu tangan, harga lebih ramah, tetapi tetap mengincar performa tinggi dan baterai besar.
- Kebutuhan kamera didominasi pemotretan harian tanpa tuntutan zoom optik jauh.
Trade-off keputusan beli:
- Ultra memberi pengalaman menyeluruh dan fitur kamera paling fleksibel, ditukar dengan dimensi lebih besar dan potensi harga lebih tinggi.
- Pro mempertahankan performa dan daya tahan bagus, namun mengorbankan periskop, wireless charging, dan feel haptic yang premium.
Keputusan akhir: dibeli sekarang atau menunggu?
Jika prioritas Anda adalah kamera jarak jauh, kenyamanan haptic, dan fitur pengisian nirkabel, Ultra terasa âpaket lengkapâ di kelasnya. Jika fokus pada kinerja inti, baterai, dan genggaman yang lebih ringkas, Pro sudah memadaiâterutama bila selisih harga rilis cukup jauh. Beberapa reviewer memperkirakan banderol resmi akan menekan rival seperti iQOO 15 series; pastikan membandingkan harga aktual saat tersedia di Indonesia.
Opsi lain bila kebutuhan Anda berbeda
- iQOO 15/15 Pro: performa dan gaming agresif; bandingkan harga dan kualitas kamera jarak jauh.
- Xiaomi 15T: feel flagship dan haptic solid; cek profil kamera dan ekosistem fitur.
- Jika harga F8 Pro mendekati Ultra, pertimbangkan ulangâperiskop dan wireless charging pada Ultra memberi nilai tambah nyata.
Garis bawah dari GizmoKita
Seri F8 bukan sekadar âkencang di kertasâ. Ultra cocok untuk pengguna yang menghargai pengalaman menyeluruhâdari kamera periskop hingga haptic. Pro adalah jalan tengah yang rasional untuk performa tinggi tanpa membengkakkan anggaran. Sesuaikan pilihan dengan prioritas harian Anda.
Pertanyaan umum
Poco F8 Ultra vs Poco F8 Pro, mana yang lebih worth it?
Jika Anda butuh periskop, video 4K/60p lebih luas, haptic premium, dan wireless charging, Ultra lebih bernilai. Jika tidak, Pro sudah sangat memadai dan lebih ramah budget.
Apakah audio bertuning Bose terasa bedanya?
Mayoritas reviewer menilai karakter suaranya lebih bersih dan bertenaga dibanding tipikal speaker HP, namun tetap tidak menggantikan speaker eksternal berkualitas.
Apakah keduanya nyaman untuk gaming berat?
Ya. SoC seri 8 terbaru menawarkan frame rate stabil dan suhu terjaga dengan pengaturan yang tepat. Ultra dan Pro sama-sama sanggup untuk judul populer.
Bagaimana ketahanan baterai sehari-hari?
Kapasitas besar dan 100W membuat keduanya aman untuk seharian aktif. Ultra unggul fleksibilitas berkat wireless charging dan reverse wireless.
Apakah layar keduanya istimewa?
Keduanya AMOLED 120Hz dengan kecerahan tinggi, mulus untuk scroll dan streaming. Catat bahwa permukaan masih reflektif di outdoor terang.
Sumber: DKID






