Kamu sedang mempertimbangkan TWS premium tapi masih ragu mau pilih yang mana? Sebelum memutuskan, ada satu hal mendasar yang perlu dipahami: kedua earbuds ini punya pendekatan panggung suara yang berbeda. Satu mengandalkan lebar kanan-kiri, satu lagi mengutamakan kedalaman ruang ke depan-belakang dan atas-bawah.
Berdasarkan pengujian Fernanda Gunsan, Samsung Galaxy Buds 4 Pro menonjol pada depth dan room reverb, sementara Sony WF-1000XM6 unggul di lebar dan separasi instrumen. Kami telusuri keduanya lewat dua lagu yang diuji langsung oleh FernandaāGame of Love dan Primal Screamāsupaya kamu bisa menentukan mana yang lebih cocok dengan selera dengar jazz atau rock kamu.
Sintesis opini reviewer gadget yang menyoroti kelebihan dan kompromi utama.
Best for: Not ideal for: Final verdict: Dua S-tier dengan pendekatan panggung berbedaāpilih depth Buds 4 Pro untuk ambience, atau width XM6 untuk pemetaan instrumen yang tegas.
Buds 4 Pro hadir di kisaran harga Rp3,2ā4,0 juta saat peluncuranāmasih di bawah Sony XM6. Di segmen ini, Sony (XM6) sudah lama jadi rujukan utama untuk ANC yang nyaman. Sementara itu, AirPods sering disebut sebagai yang paling ākedapā, meski tidak semua orang cocok dengan fitnya dan karakter mid-nya pun bisa terpengaruh. Bose QC Ultra juga menjadi nama yang kerap muncul sebagai pesaing ANC yang serius. Tapi untuk artikel ini, kita fokus pada satu pertanyaan: antara Samsung Galaxy Buds 4 Pro dan WF-1000XM6, mana yang lebih cocok dengan karakter musik kamu? Menurut Fernanda, Sony WF-1000XM6 lebih unggul dalam hal stereo imaging width dan separasi instrumen. Setiap instrumen tertarik jelas ke kiri atau kanan, dengan jarak antar elemen yang terasa tegas dan terpisah. Buds 4 Pro bermain di dimensi yang berbedaādepth. Kedalaman depan-belakang, gema ruangan, pantulan pada vokal, sampai buntut snare yang masih terasa bergema, semua itu terdengar lebih hidup. Keduanya memang masuk S-tier, tapi cara mereka membangun āruangā sangat berbeda. Kesimpulannya: untuk jazz atau track yang bertumpu pada ambience, Buds 4 Pro lebih unggul. Tapi jika kamu lebih menikmati pemetaan instrumen yang melebar dan presisi, XM6 lebih cocok. Buds 4 Pro tetap S-tier di lagu ini, tapi keunggulan sejatinya bukan soal lebarāmelainkan tekstur dan kedalaman ruang. Fernanda menilai timbre keduanya sangat baik. Buds 4 Pro kini terdengar lebih natural dibanding generasi sebelumnya (Buds 3 Pro): vokal lebih bersih dan sibilansi yang dulu terasa ācemprengā sudah berkurang cukup signifikan. Di sisi Sony, vokal terasa tebal dan berbodi, dengan bass yang berdaging dan bertenaga. Satu hal yang perlu diperhatikan pada Buds 4 Pro: area frekuensi 4ā8 kHz bisa terasa cukup tinggi bagi sebagian pendengar. EQ bawaan di aplikasi Samsung Wear cukup membantu untuk menyiasati ini, termasuk menyamakan karakter tonal antara mode normal dan ANC yang memang sedikit berbeda. Jika kamu termasuk yang sensitif di area treble dan sering mendengar dengan volume besar, sedikit penyesuaian EQ sangat dianjurkan. Keduanya tidak bisa diklaim sebagai āking of ANCā secara mutlak. Tapi karakter nyaman XM6 dan transparansi natural Buds 4 Pro memberikan dua profil pemakaian yang berbedaādan keduanya punya daya tariknya masing-masing. Buds 4 Pro hadir dengan sejumlah fitur menarik: voice command (volume up/down, ambient on), head gesture untuk menjawab panggilan, 360 Audio eksklusif di HP Samsung, Bluetooth 6.1 untuk latensi lebih rendah, serta Aura Cast yang bisa diakses via broadcast dan QR/password. Desainnya rapi dengan finishing brushed, dan eartips menggunakan mekanisme kunciāmeski penggunaan eartips third-party bisa sedikit memengaruhi performa ANC dan tonal. Satu catatan penting: multipoint pada unit yang diuji Fernanda tidak aktif. Perpindahan perangkat masih bisa dilakukan, tapi manual. Jika kamu sudah dalam ekosistem Samsung, semua fitur ini terasa menyatu dengan baik. Di luar ekosistem itu, sebagian fungsi mungkin tidak terasa optimal. Dari hasil uji Fernanda, mikrofon Buds 4 Pro lebih kencang dan lebih jernih dibanding XM6āmeski AirPods masih jadi tolok ukur tertinggi untuk kualitas panggilan. Soal volume maksimal, Buds 4 Pro juga bisa didorong lebih keras dari XM6, cocok buat kamu yang suka headroom ekstra saat mendengarkan musik. Keduanya layak dibeli. Tentukan pilihanmu berdasarkan cara kamu ingin āmerasakanā panggung: depth untuk Buds 4 Pro, atau width untuk XM6. Apakah keduanya cocok untuk jazz?
Keduanya bisa, tapi Buds 4 Pro memberikan keunggulan nyata pada depth dan ambience ruangādua elemen yang sering krusial dalam menikmati jazz. Untuk rock yang padat layer, mana yang lebih rapi?
XM6. Lebar dan separasinya menjaga gitar, perkusi, dan vokal tetap terpisah dengan jelas, bahkan saat aransemen sedang ramai-ramainya. Perlukah EQ di Buds 4 Pro?
Jika kamu sensitif di area 4ā8 kHz atau terbiasa mendengar dengan volume kencang, sedikit penyesuaian EQ sangat membantu. Fernanda sendiri menunjukkan bahwa EQ bisa menyamakan karakter tonal antar mode dengan cukup efektif. Bagaimana multipoint di Buds 4 Pro?
Pada unit yang diuji Fernanda, fitur ini tidak aktif. Perpindahan perangkat tetap bisa dilakukan, tapi secara manual. Apakah Aura Cast di Buds 4 Pro bisa lintas ekosistem?
Pada pengujian Fernanda, implementasinya paling mulus di ekosistem Samsung menggunakan fitur broadcast dan QR/password. Terus ikuti GizmoKita untuk panduan beli yang membumiāberdasarkan uji nyata, bukan sekadar daftar spesifikasi.
Suka dengan konten ini? Dukung GizmoKita agar terus bisa bikin rangkuman review gadget terbaik untuk kamu š
Sumber: Fernanda Gunsan
Verdict Editorial
#
Produk
Harga (est.)
Keunggulan Utama
Cocok untuk
1
Samsung Galaxy Buds 4 Pro
Rp3,2ā4,0 juta (perkiraan peluncuran)
Kedalaman dan room reverb terasa; transparansi sangat ābocorā; volume bisa lebih kencang dari XM6
Jazz, akustik, vokal natural
2
Sony WF-1000XM6
ā
Lebar kananākiri dan separasi instrumen lebih tegas; bass tebal berbodi
Rock/alternatif, track berlapis
Di pasar 3ā4 jutaan, siapa lawan terdekatnya?
Samsung Galaxy Buds 4 Pro vs WF-1000XM6: Lebar atau Kedalaman yang Lebih Terasa?
Uji Rasa di Game of Love: Ambience Ruang vs Garis Instrumen
Primal Scream (Nitty Gritty): Ritme Padat, Gitar Crunchy, Snare Berekor
Timbre, Vokal, dan Treble: Siapa yang Lebih Aman untuk Sesi Dengar Panjang?
ANC, Transparansi, dan Kenyamanan Harian
Fitur dan Ekosistem: yang Praktis dan yang Terkunci
Mikrofon dan Volume: Panggilan di Kafe hingga Outdoor
Jadi, untuk Jazz & Rock Kamu Pilih yang Mana?
TL;DR
Verdict GizmoKita
Alternatif Sekelas
FAQ






